Setelah lama tak bersua, akhirnya tadi pagi, Sabtu (30/5) di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Megawati Soekarno Putri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)bertatap muka.
Mereka "terpaksa" dipertemukan dalam ritual pengundian nomor urut pasangan capres/cawapres yang berlaga pada pilpres, 8 Juli nanti.
Pasangan SBY-Boediyono mendatangi gedung KPU lebih awal mendahului dua pasangan lainnya Jusuf Kalla-Wiranto atau JK-WIN dan Mega-Prabowo.
Para pasangan capres dan cawapres ini tampak bermesrahan,bercipika-cipiki saat bertemu dalam ruangan sidang rapat pleno KPU. Tim sukses pun tak ketinggalan bersalam-salaman.
Ini tentu pemandangan yang elok dimata masyarakat. Para pemimpin bangsa ini memperlihatkan kerukunan walau dalam suasana kompetisi.
Pasangan Mega-Prabowo datang paling akhir, sekitar pukul 09.07 WIB. Telat tujuh menit dari waktu yang ditentukan KPU (kebiasaan buruk pasangan ini,selalu telat).
Kedatangan Mega-Prabowo ini sangat dinanti-nantikan. Pasalanya orang pingin tau bagaimana aksi pagung Mega dan SBY saat bertemu. Sebelumnya, SBY sudah bercipika-cipiki dengan Jusuf Kalla, pasangannya dalam pilpres 2004. Saat pipi keduanya beradu, tampak kilatan kamera fotografer diiringi sorak-sarai dan applause.
Pemandangan yang kontras saat Mega datang. Luka lama rupanya belum terobati. SBY dan Mega tampak hanya bersalaman. Itu pun cuma sesaat. Mega tampaknya tak antusias bersalaman dengan SBY.
Ini tentu tidak elok di mata rakyat. Bangsa ini mengharapkan para pemimpin yang negarawan. Pemimpin yang bisa bermaaf-maafan. Pemimpin yang tidak menaruh dendam satu sama lain karena beda haluan politik. ***PET
Tidak ada komentar:
Posting Komentar